6 Sep 2017

n e g a r a

n e g a r a


inilah tanah yang kaupijak
pawana yang menghantar awan
lakar bintang dan pohon-pohon hijau diam
tasik tenang air jernih sungai dan segar ikan-ikan
tempatmu besar dan berlari
mengejar pelangi dan bayang petang
ilmu yang kauambil dari guru-guru
sahabat dan perkenalan
kasih sayang dan setia bersama
segalanya bancuh warna hidup
di atas pertiwi dan tanah merdeka ini
saksi hidupmu dan perjuangan
luka atau bahagia
adalah sejarah yang kauterima
sebagai warga setia
negara

inilah mimpi yang selalu tiba
tika mata terpejam dam malam berpayung rembulan
mengharap masa depan sebagaimana cerah mentari
fajar yang menghantar kuntum segar
menuai hidup dengan bancuh perjuangan
tanah yang dibugarkan tanaman
rekah bumi yang menetaskan emas dan tempawan
putih pasir yang kaubangunkan kediaman
lenggok ombak mengalun perahu rezeki
pujangga dengan syair dan santun bahasa
pendita dengan sabda dan lidah amanat
semua itu adalah sari terindah
negara

maruah yang dipertahan dengan darah
dengan bakar semangat mengapungkan bakti
nusa ini adalah pohon makmur
terbang burung dan kupu-kupu
bayang teduhan persinggahan sang kelana
di kota atau di desa terpencil
memanggil cinta rindu   warna pelangi
indah dan menjadi kebangaan
kita disatukan adat dan disantunkan budaya
disempurnakan oleh anut agama
kebaikan adalah benih harap sama kita semai
tangan-tangan inilah bersama kita genggam
airmata adalah sama jernihnya
luka adalah sama sakitnya
tak mengira warna kulit atau keturunan
kasih sayang
adalah
negara
kesombongan dan keangkuhan
bukan di sini
tempatnya

untuk bagaimana lagi
hidup dan mati
untuk negara ini
selain mengungkapkan setia dan rela
kita bersama
buangkan jauh-jauh
debu dan jelaga kebencian
atau kasar ungkit perkauman
negara
adalah
cinta
dan
kasih sayang 


0 comments:

Post a Comment

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

© 2011 mimbar kata, AllRightsReserved.

Designed by ScreenWritersArena